Buka Peluang untuk Generasi Kreatif, Smartfren Usung Tema UN1TY FrenZone Challenge

Memutuskan untuk bekerja dan menekuni dunia kreatif seperti ini ya susah-susah gampang. Waktu kerja enggak menentu apalagi kita yang disebut sebagai pekerja serabutan. Jam kerja diatur sendiri, enggak ada jadwal pasti. Tapi, justru itulah sebagai cara buat kita bertanggung jawab dengan kerjaan. Kalau udah mepet deadline apalagi, benar-benar rasanya ide diburu-buru. Kalau lengah sedikit, enggak dicicil dari awal ya bakalan amburadul alias panik sendiri. 

Terus, soal menggali ide juga jadi tantangan tersendiri. Kalau udah buntet ya mau gimana lagi, ini puncak masalah dalam dunia kreatif seperti ini. Ya gimana caranya buat munculin motivasi diri supaya kembali siap buat nyelesain pekerjaan. Ada lagi nih dan enggak kalah penting. Yap! partner! Atau temen kerja. Kadang kala emang ada satu hal atau komponen yang kita enggak kusai. Ya kita yakin bisa menjalaninya. Tapi, apakah yakin hasilnya bakal maksimal? 

Menemukan dan memilih partner kerja tuh juga susah-susah gampang. Menemukan mereka yang bisa menangkap mau kita atau istilahnya enak buat diajak diskusi dan kerja bareng. Temen enggak hanya buat seneng-seneng dan main-main aja ya, kalau bisa diajak kerja sama dan dapat menghasilkan sesuatu itu malah dirasa sangat faedah. Apalagi berkarya, buat suatu gebrakan sama-sama. Nah, partner satu frekuensi keknya cocok buat diajak kolaborasi. 

Di dunia kreatif seperti ini ide tuh mahal banget. Kalau lagi enggak bisa mikir sendiri, butuh yang namanya diskusi. Inilah salah satu alasan butuh yang namanya temen diskusi. Inilah yang namanya jalinan pertemanan yang sehat dan positif. Kalau ngomongin pertemanan sehat dan positif gini langsung inget sama program yang baru aja dicanangkan Smartfren kokreasi  bertema UN1TY FrenZone Challenge. 

Program ini merupakan wujud keseriusan Smartfren untuk lebih dekat ke industri kreatif dan masyarakat khususnya generasi muda yang merupakan salah satu kontributor terbesar bagi industri telekomunikasi. Melalui program ini, Smartfren menjadi brand yang membuka peluang industri kreatif dan mengajak seluruh masyarakat dan generasi muda Indonesia agar dapat ikut serta dalam mengembangkan industri kreatif khususnya musik dan acara televisi di Indonesia.  

Ngomong-ngomong televisi nih, kapan kalian terakhir nonton televisi? Gini jadi program Smartfren ini bekerja sama Smartfren berkokreasi dengan grup musik populer UN1TY dan salah satu acara TV populer Indonesia, “Dari Jendela SMP” untuk menghadirkan inovasi program dengan tema UN1TY FrenZone Challenge. Melalui kokreasi inovatif ini, Smartfren bersama UN1TY dan “Dari Jendela SMP” membuka peluang menarik bagi para penggemar dan masyarakat luas untuk menjadi bagian dari peluncuran original soundtrack  sinetron tersebut.

Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren mengatakan, “Smartfren konsisten sebagai operator yang selalu menjadi teman buka peluang untuk masyarakat luas.  Smartfren ingin lebih mendekatkan diri dengan mereka yang kreatif dan penuh dengan ide – ide positif. Tema FrenZone yang kami usung dalam kokreasi ini diharapkan mewakili semangat pertemanan positif anak-anak muda yang kreatif, digital dan saling mendukung. Lingkungan pertemanan yang positif dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa.”

Dari Jendela SMP adalah sinetron Indonesia yang merupakan hasil adaptasi dari novel karya Mira W., kini menjadi salah satu acara televisi yang digandrungi oleh anak muda di Indonesia. Sedangkan grup musik UN1TY merupakan grup yang terbentuk dari pertemanan positif, yang kemudian sukses membuat karya dan sangat populer di kalangan anak muda tanah air. Smartfren kemudian berkokreasi dengan UN1TY untuk membuat dan merilis original soundtrack sekaligus video musik resmi untuk sinetron “Dari Jendela SMP”.

Pesannya nih, kalau bisa ngehasilin sesuatu dengan pertemanan kenapa enggak ya? Bikin gebrakan bareng-bareng sama temen buat ngehasilin sesuatu yang berguna. Kalau bisa bareng-bareng, kenapa harus sendiri? 

Nelateni nganggur dengan menulis blog. Ikuti aku di Facebook, Instagram, Twitter maupun Linkedin

Artikel Terkait

Leave a Comment