Kartu kredit Jenius saya dipakai orang lain untuk transaksi sebesar IDR 4,842,375.00 di GOOGLE CLAUDE BY ANTH 650-2530000 US pada 31 Oktober 2026. Begitu menyadari ada transaksi janggal ini, saya lapor ke call center Jenius melalui aplikasi, kartu langsung diblokir dan saya perlu menunggu status transaksinya berubah dari unbilled ke billed.
Tanggal 3 November 2026 pagi transaksi tersebut masuk tagihan (billed) dan saya hubungi Jenius Call Center lagi, katanya setelah ini akan diajukan proses sanggah. Sehari kemudian, tanggal 4 November 2026, di aplikasi Jenius sudah muncul kredit Dispute senilai IDR 4,842,375, sama persis dengan nilai transaksinya. Kartu kredit baru juga sudah dikirim ke saya, meski belum sampai alamat saya yang ada di Jawa Timur.
Kali ini saya mau berbagi tentang bagaimana cara mengatasi kartu kredit yang dibobol berdasarkan pengalaman pribadi saya, agar teman-teman yang mengalami hal serupa dapat bertindak dan mendapatkan kembali uangnya.
Cara Mengatasi Kartu Kredit Jenius yang Dibobol
- Begitu ada transaksi yang nggak dikenal, langsung hubungi call center Jenius lewat aplikasi dan minta kartu kredit diblokir.
- Catat detail transaksinya: tanggal, jam, nama merchant dan nominal. Simpan juga email notifikasinya.
- Tunggu status transaksi berubah dari unbilled ke billed. Selama masih unbilled, transaksi belum bisa disanggah.
- Begitu statusnya billed, hubungi call center Jenius lagi untuk mengajukan sanggah.
- Cek akun merchant milik sendiri. Kalau transaksinya dari Google seperti kasus saya, cek riwayat pembelian Google Play dan pay.google.com untuk memastikan transaksi itu bukan dari akun kita.
- Pantau tagihan di aplikasi Jenius sampai muncul kredit Dispute.
- Sebaiknya jangan ubah transaksi yang sedang disanggah jadi cicilan, meskipun di aplikasi muncul tulisan Installment available.
Timeline Proses Sanggah Kartu Kredit Jenius
| Tanggal | Kejadian |
|---|---|
| 31 Oktober 2026, 14.02 | Transaksi GOOGLE CLAUDE BY ANTH senilai IDR 4,842,375 dan 3 kali GOOGLE *TEMPORARY HOLD 10 ribu |
| 31 Oktober 2026, sekitar 15.00 | Sadar ada transaksi janggal, lapor ke call center Jenius, kartu diblokir |
| 3 November 2026 | Status transaksi jadi billed, saya mengajukan sanggah |
| 4 November 2026 | Kredit Dispute IDR 4,842,375 masuk |
| Masih nunggu | Kartu kredit baru diterima |
Kronologi Kartu Kredit Dibobol
Sekitar pukul 3 sore lebih saya menyadari banyak email masuk, setelah saya cek terdapat empat transaksi dari Google yang dimulai pukul 2.02 siang
- GOOGLE *TEMPORARY HOLD senilai 10 ribu rupiah
- GOOGLE CLAUDE BY ANTH 650-2530000 US senilai IDR 4,842,375.00
- GOOGLE *TEMPORARY HOLD senilai 10 ribu rupiah
- GOOGLE *TEMPORARY HOLD senilai 10 ribu rupiah
Tidak lama setelah itu terdapat 3 transaksi kartu kredit dengan status Merchant: Refund. Masing-masing datang setelah email. Ini sebenarnya hold sementara dari Google untuk verifikasi kartu, bukan transaksi gagal. Ndilalah, yang transaksi CLAUDE BY ANTH ini bukan termasuk yang di-refund, jadi tetap masuk ke tagihan kartu kredit dengan status unbilled.
Begitu menyadari, saya langsung buka aplikasi jenius dan menghubungi call center Jenius. Saya lupa bicara dengan siapa, intinya itu orangnya sangat helpful banget menjelaskan detailnya. Dari percakapan selama sekitar 10 menit itu kalau saya rangkum
- Kartu Kredit langsung diblokir oleh bank saat itu juga
- Bank akan segera mengirimkan kartu kredit baru
- Saat ini statusnya masih unbilled, jadi belum bisa disanggah
- Bank akan memantau pengeluaran yang saya sanggah, apabila statusnya jadi billed maka akan dimulai proses investigasinya
- Apabila nanti dalam proses investigasi ternyata terbukti kalau transaksi itu bukan dari saya, maka akan dikembalikan ke limit kartu kredit saya
Kesalahan saya nggak bertanya kalau ternyata hasil investigasi tersebut justru menyatakan bahwa saya yang melakukan transaksi gimana? Saking pedenya saya tidak melakukan transaksi tersebut. Saya juga baru sadar dengan kemungkinan tersebut ketika menulis artikel ini :D.
Pada 3 November 2026 pagi, saya mendapatkan email dari Jenius bahwa transaksi ke ANTHROPIC ternyata berhasil, dari yang sebelumnya statusnya unbilled sekarang jadi billed. Karena panik, saya langsung telp call center jenius lagi dan Jenius akan memproses investigasi sanggahan saya.
Ternyata nggak perlu nunggu lama. Tanggal 4 November 2026, di riwayat transaksi kartu kredit Jenius sudah muncul kredit Dispute senilai IDR 4,842,375, cuma sehari setelah transaksinya berstatus billed.

Kok Bisa Kebobolan?
Saya juga bingung kok bisa kartu kredit saya kebobolan? Padahal bisa dibilang saya termasuk orang yang aware dengan permasalahan ini, saya tidak pernah melakukan transaksi kartu kredit di website yang nggak jelas, bahkan saya jarang nyimpen data kartu kredit di website.
Beberapa hal yang menurut saya janggal dan harusnya hal ini tidak terjadi. Di aplikasi Jenius, saya sudah setting untuk Personal Account Transactions adalah IDR 500.000
Sejak 9 Februari 2026, transaksi online pakai kartu kredit Jenius di merchant yang mendukung 3D Secure memang harus dikonfirmasi lewat aplikasi Jenius, nggak pakai OTP SMS lagi (sumber). Kalau nilainya di atas batas Autentikasi Transaksi, password Jenius juga diminta (sumber).
Seharusnya, dengan nilai transaksi IDR 4,842,375.00 saya harus melakukan approval di aplikasi jenius sembari input password Jenius. Saya aja nggak tahu password aplikasi jenius saya, karena menggunakan aplikasi password generator untuk membuat dan menyimpannya.
Setahu saya, ada jendela waktu 5 menit untuk approval tersebut. Apabila saya tidak melakukan konfirmasi di aplikasi Jenius, transaksi gagal. Saya lihat akun jenius saya juga hanya terhubung dengan 1 device.
Tetapi saya melihat satu celah transaksi di sini. Ada transaksi google senilai 10 ribu rupiah sebelum transaksi claude, dimana mungkin kartu kredit saya ditautkan / binding ke akun google. Nilai yang hanya 10 ribu itu membuat transaksi tersebut tidak perlu input password, sehingga kebobolan.
Di FAQ kartu kredit Jenius sendiri disebutkan, untuk merchant online yang mendukung card binding, konfirmasi pembayaran cukup sekali saat transaksi pertama atau saat pendaftaran kartu.
Setelah kartu kredit saya terhubung di sebuah akun Google, akun tersebut bisa digunakan untuk membeli Claude senilai 4,8 juta tanpa harus muncul tombol notifikasi dan input password di aplikasi Jenius saya. Sepertinya celah ini yang digunakan pembobol untuk membeli Claude Ultra karena nilainya sama dengan harga paket claude termahal di Google Play Indonesia + PPN 11%
Atau jangan-jangan dia beli Claude Ultra juga buat nyari celah keamanan seperti ini :D. Laknat bener tu orang.
Saya hanya menautkan kartu kredit saya di akun utama, setelah saya cek tidak ada history pembelian claude terbaru karena saya beruntung mendapatkan claude for startup untuk tim di kantor. Jadi nggak punya alasan untuk beli paket ultra, lha wong sebelumnya cuma pakai paket 20 dollar sebulan.
Saya juga sudah cek riwayat pembelian Google Play, daftar langganan, aktivitas keamanan akun Google dan aktivitas di pay.google.com. Nggak ada satu pun transaksi Claude tersebut. Jadi kartu kredit saya dipakai di akun Google milik orang lain.
Sekarang setelah dispute, saya hanya perlu menunggu kartu kredit baru datang, karena sudah dikirim sama Jenius ke alamat saya.
Apakah Masih Akan Pakai Jenius?
YA! Saya belum ada rencana untuk ganti kartu kredit lain karena saya ditolak ngajuin CC BCA dan CIMB Accor :D. Siapa tahu ada kartu kredit lain yang worth dan mau kasih limit besar mungkin bisa saya pertimbangkan.
Pekerja bebas seperti saya sulit dapat kartu kredit yang menguntungkan
Tips Supaya Kartu Kredit Nggak Dibobol
- Matikan tombol Online Transaction kartu kredit di aplikasi Jenius kalau lagi nggak dipakai belanja online.
- Turunkan batas Autentikasi Transaksi di menu Pengaturan aplikasi Jenius.
- Aktifkan notifikasi aplikasi Jenius dan cek setiap email transaksi yang masuk.
- Kalau ada GOOGLE *TEMPORARY HOLD yang nggak dikenal, anggap itu tanda bahaya. Kemungkinan kartu kredit kita sedang ditautkan ke akun Google seseorang.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Berapa lama proses sanggah kartu kredit Jenius?
Di kasus saya, kredit Dispute masuk sehari setelah transaksi berstatus billed. Dari transaksi tanggal 31 Oktober sampai kredit masuk tanggal 4 November, totalnya sekitar 4 hari.
Kenapa transaksi nggak bisa langsung disanggah?
Menurut call center Jenius, selama status transaksinya masih unbilled, transaksi belum bisa disanggah. Proses sanggah baru dimulai setelah transaksi masuk tagihan atau berstatus billed.
Apa itu GOOGLE *TEMPORARY HOLD?
Ini hold sementara dari Google untuk verifikasi kartu saat kartu ditambahkan ke akun Google. Nilainya kecil, di kasus saya 10 ribu rupiah, dan nanti statusnya jadi Merchant: Refund.



Tinggalkan komentar