Review Menggunakan Jenius dari BTPN, Kartu Sakti untuk Transaksi Digital

Review Menggunakan Jenius
Menggunakan Jenius untuk nabung rupiah dan dollar

Jenius dari BTPN merupakan salah satu produk perbankan yang revolusioner di Indonesia, aku mulai menggunakannya sekitar satu tahun yang lalu. Saat itu, kartu kredit yang biasanya aku gunakan untuk transaksi digital habis masa berlakunya, dan nggak ada keinginan untuk memperpanjang kartu kredit. Karena sudah ada beberapa program debit online yang lebih cocok buatku. Ngutang / bayar belakangan itu nggak enak euy! Keuangan pernah kacau gegara lupa bayar tagihan belanja :D.

Beberapa teman sempat bertanya dan meminta pendapat tentang Jenius, dan pada akhirnya beberapa dari mereka pun akhirnya juga menggunakan Jenius.

Sebagai seorang penjual online, aku menggunakan beberapa bank sekaligus untuk mempermudah transaksi dengan pembeli. Maklum, biaya admin bank juga menjadi pertimbangan pembeli karena barang yang dijual harganya murah.

Bisa dibilang, Jenius merupakan salah satu layanan perbankan yang benar-benar Jenius dari BTPN. Nggak nyangka aja, bank negara bisa berkembang seperti ini. Menurutku emang cocok untuk generasi milenial yang mulai suka dengan cashless.

Pada kesempatan ini aku mau menuliskan review menggunakan Jenius dari BTPN yang sudah setahun aku gunakan. Ada banyak fitur menarik sebenarnya, namun aku belum mencobanya semua jadi aku hanya mencoba yang sudah pernah aku gunakan saja.

Alasan Menggunakan Jenius dari BTPN

Sebenarnya sudah pernah dengar yang namanya Jenius sekitar dua tahun lalu, namun baru memutuskan setahun lalu untuk mencoba menggunakannya. Berikut beberapa hal yang membuatku masih menggunakan Jenius dari BTPN sampai saat ini dan belum ada rencana berpaling ke yang lain.

Kebutuhan Akan Pembayaran Online dengan Kartu Kredit / Kartu Debit

Sebagai seorang freelance jasa pembuatan website di Blitar, aku membutuhkan yang namanya transaksi online di beberapa situs luar negeri. Celakanya, mereka hanya menerima pembayaran menggunakan kartu kredit atau kartu debit.

Di Indonesia, kartu ATM hanya bisa digunakan untuk transaksi di mesin EDC dan ATM. Tidak bisa digunakan untuk transaksi online meski belakangan sudah mulai banyak kartu debit yang bisa digunakan.

Gratis Biaya Admin Bulanan

Memiliki beberapa rekening bank juga mengharuskanku untuk membayar beberapa biaya admin bulanan dari bank. Yang notabene sebenernya nggak besar-besar amat sih. Kisaran belasan ribu per bulannya. Tapi kalau ada banyak kan ya lumayan. Mending uangnya buat langganan spotify sebulan kan juga bisa.

Dengan gratisnya admin bulanan di Jenius, aku nggak perlu terlalu mikirin lagi. Toh kalaupun nggak dipake juga nggak akan kena biaya admin. Jadi nothing to lose lah.

Kurs Mata Uang Asing Cukup Bagus

Kurs mata uang menjadi salah satu hal yang juga dipertimbangkan. Di luar negeri, terutama di wilayah Asia Tenggara. Kurs mata uang CIMB Niaga menjadi salah satu yang terbaik untuk pengguna. Dengan rate yang bagus, penarikan tunai pun jadi makin banyak gitu lho.

Jenius pun demikian, dengan menggunakan Jenius aku membayar beberapa tagihan di beberapa situs online luar negeri dengan kurs dollar, selisihnya lumayan jika dibandingkan dengan yang lain. Bisa sekitar 100 – 200 rupiah per dollarnya. Kalau 100 dollar kan lumayan bisa buat makan sekali.

Dulu aku pernah nulis tentang cara berbelanja di aliexpress dengan transfer bank. Namun sekarang aku memilih untuk melakukan pembayaran dengan kartu ecard Jenius. Harga bisa lebih murah, nggak perlu jauh-jauh ke ATM untuk melakukan pembayaran. Cukup duduk santai di rumah saja. Begitu pun buat bayar spotify. Juga cukup bayar dengan spotify.

Bisa Punya Beberapa Kartu Debit Sekaligus

Salah satu fitur yang aku sukai dari Jenius adalah bisa memiliki beberapa kartu debit sekaligus, meski sampai saat ini aku baru memiliki 2, yaitu Mcard dan Ecard. Setidaknya untuk saat ini belum butuh untuk menambah kartu lagi.

Dengan adanya dua kartu, yaitu M Card dan E Card aku bisa dengan mudah mengelola keuangan. Memisahkan uang yang aku miliki di tabungan dengan uang yang khusus dialokasikan untuk belanja. Jika tidak dipisahkan, ketika ada pembayaran berulang otomatis akan mengurangi saldo tabungan utama. Mungkin lain kali aku akan tulis lebih lengkap lagi.

Desain User Interfacenya Cukup Baik

Hampir semua bank memiliki mobile banking, namun kebanyakan user interfacenya biasa aja, nggak digarap dengan serius. Jenius dari BTPN ini memiliki tampilan yang diseriusin jadi ya baguslah. Lebih professional dibanding beberapa bank yang aku gunakan.

Pemilihan warnanya juga cukup cantik ketika diakses menggunakan perangkat mobile dalam kondisi apapun.

Transfer ke Sesama dengan Cashtag $

Transfer ke sesama pemegang Jenius bisa dengan menggunakan cashstag $ dan usernamenya aja. Jadi kalau mau nyoba, kamu tinggal gunakan dan aktifkan Jenius lalu pilih sent it dan coba deh kirim ke $ndundupan :D. Ntar uangnya bisa masuk ke rekeningku.

Penggunaan cashtag ini memang lebih efektif dibanding harus mengingat angka-angka panjang 10 digit bahkan bisa lebih.

Banyak Promo Jenius!

Jenius merupakan salah satu aplikasi yang banyak punya promo, beberapa promo yang sering aku dapatkan diantaranya adalah gratis biaya transfer ke bank lain dan dapat cashback biaya transfer apabile menerima uang dari bank lain. Lumayan cuy!

Selain itu ada beberapa promo yang senantiasa update, meski nggak begitu banyak yang bisa digunakan oleh pengguna di kota kecil seperti Blitar.

Beberapa Kekurangan Menggunakan Jenius

Pengalaman menggunakan jenius sebenarnya cukup baik, namun ada beberapa hal yang semoga bisa ditingkatkan lagi. Berikut beberapa hal yang membuatku kurang nyaman dalam menggunakan Jenius

Aplikasi Cukup Berat

Saat ini aku menggunakan handphone Samsung Galaxy A50, dengan spesifikasi yang cukup mumpuni untuk aplikasi perbankan, butuh waktu sepersekian detik untuk membuka aplikasi Jenius di ponsel android.

Akses ke server Jenius juga menurutku cukup lambat. Dengan koneksi internet yang aku gunakan di rumah, yaitu indihome ternyata cukup berat untuk membuka beberapa menunya. Aku nggak tahu yang bikin berat ini akses ke server Jenius atau aplikasinya.

Setidaknya saat ini hanya itu yang menjadi kendala yang paling ngeselin, selebihnya sih oke-oke aja. Karena Jenius hanya aku gunakan untuk transaksi digital saja.

Cara Membuka Rekening Jenius

Apakah kamu tertarik untuk menggunakan Jenius dari BTPN ini? Jika iya, caranya gampang kok. Cukup download aplikasi Jenius di playstore maupun di appstore. Kemudian daftar dan ikuti langkah-langkahnya.

Aktivasi Jenius bisa via Video Call
Aktivasi Jenius bisa via Video Call

Kalau dulu setelah melakukan pendaftaran di aplikasi Jenius, aku datang ke kantor BTPN untuk melakukan verifikasi setelah itu langsung dipakai. Tapi sepertinya untuk saat ini cukup duduk diam diri di rumah dan proses verifikasi bisa dilakukan menggunakan panggilan video call. Penak to?

Kamu nggak harus isi saldo rekening Jenius juga bisa kok mengaktifkannya, tapi untuk setoran tunai masih harus datang ke kantor BTPN. Kalau mau nyoba kirim uang dengan Jenius juga mudah kok, langsung aja coba kirim ke casthag saya $ndundupan 😀

Kalau kamu ada pertanyaan seputar tulisan di atas, jangan ragu untuk meninggalkan pertanyaan di kolom komentar yang sudah disediakan.

Bagikan tulisan ini di

Leave a Comment